1. Membuat Rangkaian Motor Brushless + ESC + Arduino dalam Proteus

Untuk merancang rangkaian motor brushless yang dikendalikan oleh ESC dan Arduino di Proteus, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Proteus: Mulai Proteus dan buat proyek baru.
  2. Tambah Komponen: Tambahkan komponen-komponen berikut dari library Proteus:
    • Arduino Uno
    • ESC (Electronic Speed Controller)
    • Motor Brushless (BLDC Motor)
    • Power Supply (5V untuk Arduino, dan sesuai kebutuhan untuk ESC)
    • Potensiometer atau sumber sinyal untuk input analog
  3. Hubungkan Komponen:
    • Arduino Uno: Hubungkan pin GND Arduino ke GND sistem dan pin Vin ke power supply 5V.
    • ESC: Hubungkan power supply ESC sesuai dengan spesifikasi (biasanya 2-3S LiPo) dan GND.
    • BLDC Motor: Hubungkan tiga kabel motor ke ESC.
    • Kontrol Sinyal ESC: Hubungkan salah satu pin PWM Arduino (misalnya pin 9) ke pin sinyal kontrol ESC.
    • Input Analog: Hubungkan potensiometer atau sumber sinyal ke pin A0 Arduino untuk input ADC.

 


2. Coding arduino

const int potPin = A0; // Pin ADC untuk input frekuensi

const int escPin = 9;  // Pin PWM untuk kontrol ESC

void setup() {

  pinMode(escPin, OUTPUT);

  Serial.begin(9600);

}

void loop() {

  int potValue = analogRead(potPin); // Baca nilai potensiometer (0-1023)

  int escValue = map(potValue, 0, 1023, 1000, 2000); // Konversi ke rentang PWM (1000-2000us)

  analogWrite(escPin, escValue); // Kirim sinyal PWM ke ESC

         delay(20); // Delay untuk stabilitas

       } 

3. Input Data pada Arduino pada ADC Pin 0

Di dalam kode di atas, data dari potensiometer atau sumber sinyal diambil melalui analogRead pada pin A0. Nilai ini kemudian dikonversi ke sinyal PWM yang sesuai untuk mengendalikan kecepatan motor.

4. Cara Kerjanya

  1. Input Analog: Input analog dari potensiometer atau sumber sinyal dihubungkan ke pin A0 Arduino. Sinyal ini dibaca oleh Arduino sebagai nilai ADC (0-1023).
  2. Konversi ke PWM: Nilai ADC ini kemudian diubah menggunakan fungsi map menjadi sinyal PWM yang sesuai dengan rentang yang diperlukan oleh ESC (1000-2000 microseconds).
  3. Kontrol ESC: Sinyal PWM dikirim dari pin PWM Arduino (misalnya pin 9) ke ESC. ESC kemudian mengontrol kecepatan motor brushless berdasarkan lebar pulsa PWM.
Kecepatan Motor: Kecepatan motor brushless berubah sesuai dengan frekuensi sinyal input yang diberikan, semakin besar frekuensi sinyal input, semakin tinggi kecepatan motor, dan sebaliknya.

Video



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS 6