TUGAS 6
PERCOBAAN
6
MEMBUAT
ALGORITMA PENGHITUNG (ARITMATIKA)
1. Tujuan
:
Agar
Bintara Mahasiswa mampu membuat Algoritma Penghitung.
2. Alat
dan Bahan :
a. Laptop
b. Aplikasi
Delphi
c. Uses
Math
d. StrtoInt
e. StrtoFloat
f. Inttostr
g. Floattostr
3. Teori
:
Adalah Fungsi pada pemrograman komputer
yang digunakan untuk mengkonversi string menjadi tipe data integer. Fungsi ini
biasanya digunakan ketika kita ingin memproses input pengguna dalam bentuk
string dan mengubahnya menjadi angka (integer) sehingga bisa dilakukan operasi
matematika atau pengolahan lainnya.
|
var str: string; intValue: Integer; begin str := '123'; intValue := StrToInt(str); // Sekarang, intValue berisi nilai 123
yang merupakan representasi integer dari string '123' end; |
b. Jelaskan
tentang penggunaan Strtofloat
Adalah Fungsi pada pemrograman komputer yang digunakan untuk mengkonversi string menjadi tipe data float. Fungsi ini mirip dengan StrtoInt, tetapi mengubah string menjadi bilangan pecahan (float) atau desimal. Fungsi ini juga berguna ketika kita ingin memproses input pengguna dalam bentuk string dan mengubahnya menjadi angka desimal agar bisa dilakukan operasi matematika yang membutuhkan koma.
|
var
str: string;
floatValue: Single; begin str
:= '3.14';
floatValue := StrToFloat(str); //
Sekarang, floatValue berisi nilai 3.14 yang merupakan representasi float
dari string '3.14' end; |
Contoh pennggunan StrtoFloat
c. Jelaskan
tentang penggunaan Inttostr
Adalah Fungsi pada pemrograman komputer yang digunakan untuk mengkonversi tipe data integer menjadi string. Fungsi ini biasanya digunakan ketika kita ingin menampilkan nilai dari variabel integer pada program dan akan ditampilkan ke layar atau output dalam bentuk teks (string).
|
var intValue: Integer; str: string; begin intValue := 42; str := IntToStr(intValue); // Sekarang, str berisi '42' yang
merupakan representasi string dari nilai integer 42 end; |
Contoh pennggunan InttoStr
d. Jelaskan
tentang penggunaan Floattostr
adalah fungsi pada pemrograman komputer yang digunakan untuk mengkonversi tipe data float atau bilangan pecahan menjadi string. Fungsi ini berguna ketika kita ingin menampilkan nilai dari variabel float pada program dan akan ditampilkan ke layar atau output dalam bentuk teks (string). Fungsi ini juga mirip dengan Inttostr, tetapi mengubah angka pecahan menjadi string dengan mempertahankan angka di belakang koma.
|
var floatValue: Single; str: string; begin floatValue := 2.718; str := FloatToStr(floatValue); // Sekarang, str berisi '2.718' yang
merupakan representasi string dari nilai float 2.718 end; |
Contoh pennggunan Floattostr
4. Langkah
Percobaan:
a. Flowchart
1) Penjumlahan
2) Pengurangan
3) Perkalian
4) Pembagian
5) Sin
& Cos
6) Pangkat
b. Coding
Unit1;
interface
uses
Winapi.Windows, Winapi.Messages,
System.SysUtils, System.Variants, System.Classes, Vcl.Graphics,
Vcl.Controls, Vcl.Forms, Vcl.Dialogs, Math,
Vcl.StdCtrls;
type
TForm1 = class(TForm)
Label1: TLabel;
Label2: TLabel;
Label3: TLabel;
Edit1: TEdit;
Edit2: TEdit;
Label4: TLabel;
Edit3: TEdit;
Button1: TButton;
Button2: TButton;
Button3: TButton;
Button4: TButton;
Button5: TButton;
Button6: TButton;
Button7: TButton;
Button8: TButton;
Label5: TLabel;
procedure Button1Click(Sender: TObject);
procedure Button2Click(Sender: TObject);
procedure Button3Click(Sender: TObject);
procedure Button4Click(Sender: TObject);
procedure Button5Click(Sender: TObject);
procedure Button6Click(Sender: TObject);
procedure Button7Click(Sender: TObject);
procedure Button8Click(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1; A,B,hasil : real;
implementation
{$R *.dfm}
procedure
TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
A:= strtofloat (Edit1.Text);
B:= strtofloat (Edit2.Text);
hasil:= A+B;
Edit3.Text:=
FloatToStr(hasil);
end;
procedure
TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
A:= strtofloat (Edit1.Text);
B:= strtofloat (Edit2.Text);
hasil:= A-B;
Edit3.Text:=
FloatToStr(hasil);
end;
procedure
TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
begin
A:= strtofloat (Edit1.Text);
B:= strtofloat (Edit2.Text);
hasil:= A*B;
Edit3.Text:=
FloatToStr(hasil);
end;
procedure
TForm1.Button4Click(Sender: TObject);
begin
A:= strtofloat (Edit1.Text);
B:= strtofloat (Edit2.Text);
hasil:= A/B;
Edit3.Text:=
FloatToStr(hasil);
end;
procedure
TForm1.Button5Click(Sender: TObject);
begin
A:= strtofloat (Edit1.Text);
B:= strtofloat (Edit2.Text);
hasil:= Power (A,B);
Edit3.Text:= FloatToStr(hasil);
end;
procedure
TForm1.Button6Click(Sender: TObject);
begin
A:= strtofloat (Edit1.Text);
Edit3.Text:= FloatToStr(Sin
(pi*A/180));
end;
procedure
TForm1.Button7Click(Sender: TObject);
begin
A:= strtofloat (Edit1.Text);
Edit3.Text:= FloatToStr(Cos (pi*A/180));
end;
procedure
TForm1.Button8Click(Sender: TObject);
begin
form1.Close
end;
end.
5. Hasil
dan Pembahasan
a. Hasil
Video Hasil Percobaan
b. Pembahasan
Fungsi strtoint, strtofloat, inttostr dan floattostr adalah fungsi bawaan di Delphi yang digunakan untuk mengubah tipe data variabel. Fungsi-fungsi tersebut akan sangat berguna dalam membuat algoritma penghitung menggunakan Delphi.
Fungsi strtoint digunakan untuk mengubah
sebuah string menjadi bilangan bulat (integer). Misalnya kita memiliki input
bilangan bulat dari user dalam bentuk string, maka kita perlu mengubahnya
menjadi tipe data integer supaya dapat diolah secara matematis.
Fungsi strtofloat digunakan untuk mengubah
sebuah string menjadi bilangan desimal (float), sementara inttostr dan
floattostr digunakan untuk mengubah tipe data integer atau float menjadi
string.
Dalam praktik percobaan 6 ini, kita
menggunakan fungsi-fungsi strtofloat, floattostr dan juga inttostr untuk
melakukan operasi matematis dan menampilkan hasilnya.
Dengan menggunakan fungsi-fungsi tersebut, tipe data variabel dapat diubah sesuai kebutuhan, sehingga operasi matematis dapat dilakukan dengan benar dan output yang dihasilkan dapat ditampilkan dengan mudah.
6. Kesimpulan
Dalam praktikum ini, kita telah menggunakan fungsi strtoint, strtofloat, inttostr, dan floattostr dalam membuat algoritma penghitung menggunakan Delphi. Fungsi-fungsi tersebut berguna untuk mengubah tipe data variabel sesuai kebutuhan, sehingga operasi matematis dapat dilakukan dengan benar dan output yang dihasilkan dapat ditampilkan dengan mudah.
Dari
praktikum ini, kita bisa menyimpulkan bahwa Delphi memiliki banyak fungsi
bawaan yang dapat membantu dalam pembuatan program. Fungsi-fungsi ini dapat
mempercepat proses pengembangan aplikasi dan menghasilkan kode program yang
lebih efisien. Penting bagi seorang programmer untuk memahami fungsi-fungsi ini
agar dapat memaksimalkan penggunaannya dalam mengembangkan program.

Komentar
Posting Komentar